Ayunan Hasil Karya Napi di Lapas Gunung Sugih Lamteng Laris Terjual
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - "Berkarya, berkarya, dan berkarya". Semangat inilah yang selalu muncul dibenak para narapidana (napi) di Lapas Gunung Sugih.
Dengan diberikan keterampilan, maka narapidana ketika bebas sudah memiliki keahlian untuk bekal hidup di masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas III Gunung Sugih, Syarpani saat meninjau Bengkel Kerja Produktif Lapas, Senin (19/02/2018).
Syarpani menyampaikan bahwa saat ini Lapas Gunung Sugih memproduksi Ayunan dengan pangsa pasar yaitu kantor pemerintahan dan taman kanak-kanak di wilayah Lampung Tengah.
"Kami mencoba memproduksi ayunan untuk anak-anak dengan memanfaatkan bengkel las dalam lapas. Dan saat ini sudah laku terjual 4 buah ayunan dengan harga 3,5 juta perbuah nya. Dengan bekerja, narapidana jadi termotivasi hidupnya, dapat mengaktualisasi diri, makin kreatif dan inovatif, serta menimbulkan kebanggaan diri karena adanya pengakuan sosial terhadap hasil karyanya," ujar pria penggagas Go Green di lapas ini.
Bapak tiga anak ini menyatakan bahwa hasil karya napi ini akan dipajang di Galeri Pemasyarakatan milik Lapas Gunung Sugih yang berada di lingkungan luar Lapas.
"Untuk menampilkan hasil karya napi, pihak lapas memfasilitasi dengan membuka galeri di lapas yang dikhususkan untuk memamerkan hasil karya napi yang letaknya ada komplek luar Lapas," ujarnya.
Sementara itu, Rsd (45), salah satu napi menyampaikan terima kasih karena stelah diberikan pekerjaan di dalam lapas.
"Saya senang dengan adanya program pembinaan bengkel las di dalam Lapas ini, karena saya dapat melatih diri dan menambah keahlian, serta saya juga mendapat premi dari setiap ayunan yang terjual.", ujar pria paruh baya tersebut. (Towo)
Berita Lainnya
-
Polisi Ungkap Home Industry Perakitan Senjata Api Ilegal di Lampung Tengah
Sabtu, 10 Januari 2026 -
Tata Kelola Keuangan Pemda Lampung Tengah Buruk, Media Tak Dibayar, Transparansi Nol, Dugaan Korupsi Kian Akut
Selasa, 30 Desember 2025 -
Kemitraan Tebu SGC Menguntungkan Petani Karena Harga Dijaga Pemerintah
Senin, 22 Desember 2025 -
Pemkab Lampung Tengah Sinkronkan Program Pertanian Bersama PPL, Libatkan Kementerian Pertanian dan Sugar Group Companies Dorong Hilirisasi Tebu
Sabtu, 20 Desember 2025









