DWA Puji Program Swasembada WC
Kamis, 08 Februari 2018 - 09.00 WIB
86
Kupastuntas.co, Lampung Selatan- Hubungan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dengan instansi pengairan dari negara Belanda Ducth Water Authorities (DWA) dalam mengelolah bidang sanitasi semakin terjalin erat.
Mission leader DWA Henk Nijhof melalui penterjemah Egbert Wits menjelaskan, bentuk kerjasama DWA dengan pemerintah kabupaten Lampung Selatan itu untuk meningkatkan sanitasi di daerah setempat.
“Tujuan DWA kesini pertama ingin membantu dan kedua ingin belajar, siapa tahu ada yang bisa diterapkan disana (Belanda_red),” ujarnya saat diwawancarai di lokasi Grand Elty Nirwana Resor Kalianda, Rabu (07/02/2018).
Ia menyampaikan, bila urusan sanitasi itu sangat luas. Ada persoalan pengairan, sampah, penyedotan, kesehatan dan IPL (komunal). Oleh sebab itu, pihaknya ingin membuka wawasan masyarakat melalui sosialisasi dan sebagainya guna, mengejar target open defecation free (ODF) 100 persen.
“100 persen itu bukan selesai, tapi itu baru dimulai. Makanya misi utama kerjasama ini untuk membangun mindset masyarakat yang berkelanjutan,” kata Egbert Wits.
Kerjasama dibidang persanitasian terus berlanjut, atas permintaan dari pemerintah kabupaten setempat, yang sengaja ingin mendorong program “Swasembada WC” yang saat ini tengah digiatkan oleh bupati Zainudin Hasan supaya dapat berjalan lebih maksimal.
“Inilah kenapa kita kembali lagi kesini, karena pemerintahnya sangat mendukung, terlebih masyarakatnya sangat mensuport soal sanitasi ini. Kami pun sangat mengapresiasi program yang dicanangkan pak Zainudin Hasan tentang Swasembada WC,” tukasnya.(**)
Berita Lainnya
-
Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang
Minggu, 29 Maret 2026 -
Kapolri: Angka Kecelakaan Saat Mudik Turun 7,8 Persen
Sabtu, 28 Maret 2026 -
Kapolri Pantau Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Ini Pengarahannya
Sabtu, 28 Maret 2026 -
543.440 Pemudik Sudah Kembali ke Jawa, ASDP Pastikan Arus Balik Tetap Terkendali
Sabtu, 28 Maret 2026








